LAPORAN AKTIVITAS GUNUNG MERAPI TANGGAL 17 - 25 DESEMBER 2012
Hasil pengamatan visual pada minggu ini teramati cuaca cerah di sekitar
puncak G. Merapi pada waktu pagi hari, sedangkan siang, sore dan malam
hari mendung, berkabut dan sesekali hujan. Angin bertiup dominan ke arah
Barat. Suhu udara berkisar 16-28 0C. Asap solfatara berwarna putih
tipis hingga tebal dominan tebal, bertekanan lemah, dengan posisi codong
ke arah Barat. Tinggi asap maksimum 600 m, terjadi pada tanggal 17
Desember 2012 pukul 06:10 WIB teramati dari Pos Kaliurang.
Berdasarkan survey Puncak G. Merapi pada tanggal 19 Desember 2012, celah di sektor barat laut (Gambar 1) masih mengalami alterasi yang cukup tinggi dan suhu yang sempat terukur menunjukkan angka 555,3 °C.
Berdasarkan survey Puncak G. Merapi pada tanggal 19 Desember 2012, celah di sektor barat laut (Gambar 1) masih mengalami alterasi yang cukup tinggi dan suhu yang sempat terukur menunjukkan angka 555,3 °C.
Gambar 1. Celah di sektor Barat Laut kawah 2012 menunjukkan suhu sebesar 555,3 °C.
Berdasarkan dari data stasiun seismik di G. Merapi tercatat adanya gempa Guguran 52 kali, MP 21 kali, VB 1 kali, Tektonik 6 kali dan LHF 1 kali. Berdasarkan intensitas kejadian, gempa-gempa yang terjadi masih menunjukkan dalam keadaan normal.
Gambar 2. Kegempaan G. Merapi Bulan Januari 2011 – Desember 2012
Gambar 3. Hasil pengukuran EDM Pos Kaliurang, Babadan, Jrakah dan Selo bulan Juli 2011 – Desember 2012
Sedangkan data deformasi dengan pengukuran menggunakan tiltmeter pada
minggu ini juga belum menunjukkan adanya perubahan slope/kemiringan
yang signifikan antara alat yang berada di daerah Pasar Bubar (Gambar 4)
Gambar 4. Hasil Pengukuran Tiltmeter Pasar Bubar Oktober 2011 – November 2012
Berdasarkan data curah hujan di sekitar Pos Pengamatan G. Merapi (Pos
Kaliurang, Pos Ngepos, Pos Babadan, Pos Jrakah dan Pos Selo), pada
minggu ini curah hujan tertinggi tercatat di Pos Kaliurang dengan
intensitas curah hujan sebesar 75 mm/jam selama 20 menit, tercatat di
Pos Kali Urang. Hujan juga dilaporkan terjadi di puncak G. Merapi hingga
menimbulkan penambahan aliran, gambar 5 menunjukkan curah hujan di
setiap pengamatan.
Pada tanggal 25 Desember 2012 dilaporkan oleh Pos Babadan terjadi Banjir K. Apu, Senowo dan Trising pukul 14:30 WIB setelah terjadi hujan di lereng G. Merapi, ketinggian banjir di ketiga sungai ini rata-rata 50 cm dengan lebar 7 m. Hal ini diperkuat dengan data seismik stasiun Klatakan terjadi hujan hingga seismik mengalami over scale durasi 96 menit jumlah curah hijan 76 mm.
Ditanggal yang sama Pos Ngepos melaporkan telah terjadi penambahan volume air dari pukul 14:43-19:45 WIB di K. Putih, namun tidak sampai melimpas. Gambar 6 menunjukkan kejadian lahar hujan yang terjadi di sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi pada tanggal 25 Desember 2012.
Pada tanggal 25 Desember 2012 dilaporkan oleh Pos Babadan terjadi Banjir K. Apu, Senowo dan Trising pukul 14:30 WIB setelah terjadi hujan di lereng G. Merapi, ketinggian banjir di ketiga sungai ini rata-rata 50 cm dengan lebar 7 m. Hal ini diperkuat dengan data seismik stasiun Klatakan terjadi hujan hingga seismik mengalami over scale durasi 96 menit jumlah curah hijan 76 mm.
Ditanggal yang sama Pos Ngepos melaporkan telah terjadi penambahan volume air dari pukul 14:43-19:45 WIB di K. Putih, namun tidak sampai melimpas. Gambar 6 menunjukkan kejadian lahar hujan yang terjadi di sungai-sungai yang berhulu di G. Merapi pada tanggal 25 Desember 2012.
Gambar 5. Curah hujan di setiap pos pengamatan pada bulan Januari 2011 – Desember 2012
Gambar
6. Kejadian Lahar hujan di Kali Putih, K. Bebeng, K. Lamat dab K.
Senowo yang terpantau CCTV-BPPTK pada tanggal 25 Desember 2012.
Berdasarkan hasil pengamatan visual dan instrumental status aktivitas G. Merapi berada pada tingkat “Normal”.
III. SARAN
- Mengingat minggu ini sudah memasuki musim hujan masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya lahar.
- Jika terjadi perubahan aktivitas G. Merapi yang signifikan maka status aktivitas G. Merapi akan segera ditinjau kembali.
Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya, kami ucapkan terima kasih.
waspada terhadap banjir lahar dingin
BalasHapusmantaf infonya bos,lanjutkan !!!!
BalasHapus